TRAINING

Increase the quality of human resources in your organization by joining training with professional trainer and competent in their field

CONSULTING

Provides consulting services to improve the performance of your organization together professional consultants and expert in their field

OUTBOUND

Refresh working spirit through outbond activities to enhance your employees soft skill and sense of belonging for the company

Our Services

Latest Updates

Kamis, 13 November 2014

Training ISO 9001 Quality Management System

training iso 9001

Mengapa pelatihan atau training mengenai ISO 9001 merupakan suatu hal yang sangat penting bagi organisasi? Hal itu dikarenakan ISO 9001 adalah dasar yang digunakan oleh setiap instansi atau organisasi untuk dapat menunjukkan bahwa mereka melakukan pengelolaan bisnis dan usaha mereka dengan baik sehingga mencapai kualitas barang dan jasa yang konsisten dari waktu ke waktu. Hal tersebut jelas penting untuk membuat mitra ataupun customer menjadi percaya dan yakin terhadap barang atau jasa yang dijual oleh perusahaan tersebut. Itulah sebabnya mengapa setiap organisasi memerlukan Training ISO 9001 agar organisasi lebih memahami apa sebenarnya ISO 9001, dan untuk apa fungsinya.

ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu (quality management system / QMS). QMS atau yang biasa juga yang disebut sistem penjaminan mutu tersebut adalah suatu standar yang telah disusun, disepakati, dan diaplikasikan oleh organisasi dalam menjalankan aktivitasnya. Dengan kata lain, sistem ini akan menunjukkan bagaimana perputaran roda organisasi tersebut, mulai dari bagaimana organisasi menangai customer, memproses permintaan customer, sampai customer mendapatkan apa yang mereka butuhkan tadi. Apakah customer puas dengan output dari perusahaan tersebut atau tidak, dan penilaian apa yang akan diberikan oleh customer terhadap hasil kerja perusahaan, hal itulah yang akan ditingkatkan dan dibahas secara tuntas dalam training ISO 9001.

Dalam hal pemilihan penyedia jasa training dan consulting ISO 9001 pun perlu mempertimbangkan banyak hal. Jika salah pilih tentu saja perusahaan akan merugi karena telah mengeluarkan biaya besar untuk training, namun hasil yang diperoleh tidak seperti apa yang diharapkan sebelumnya. Salah satu cara yang paling sederhana dan mudah adalah, pilihlah trainer dan konsultan yang sudah berpengalaman menangani banyak perusahaan atau organisasi, terutama perusahaan dan organisasi yang sudah memiliki nama besar. Hal tersebut merupakan salah satu indikasi yang cukup kuat bahwa trainer dan konsultan tersebut memiliki kualitas yang baik dan tingkat keberhasilan yang tinggi sehingga banyak dipercaya dan direkomendasikan oleh berbagai perusahaan. Selain itu, pengalaman juga menunjukkan kematangan dan wawasan yang luas mengenai permasalahan dan seluk beluk organisasi, sehingga dapat menawarkan solusi dan saran mengenai sistem manajemen mutu yang tepat sasaran, serta cocok dengan kondisi dan budaya organisasi sebagai klien mereka. Selain pengalaman, tentu kualitas trainer dan konsultan perlu diperhatikan. Jika ingin memperoleh hasil pelatihan yang memuaskan, pilihlah trainer dan konsultan yang memiliki latar belakang yang sesuai di bidang ISO training, khususnya ISO 9001. Dan yang paling penting juga adalah bahwa konsultan tersebut telah terdaftar dan memiliki legalitas di mata hukum yang dibuktikan dengan kepemilikan nomor SIUP, TDP, dan juga NPWP.

Bukan merupakan perjalanan singkat bagi konsultan maupun perusahaan untuk mencapai tujuannya, yaitu memperoleh sertifikasi ISO 9001. Tahap demi tahap, mulai dari proses asesmen untuk mendiagnosa kondisi perusahaan, tahap pelatihan atau training, hingga penerapan program-program yang telah disusun untuk perusahaan dan monitoring yang dilakukan oleh konsultan yang bekerja sama dengan pihak perusahaan, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dari kedua belah pihak. Pelatihan ISO 9001 ini akan berjalan dengan lancar dan sukses apabila terdapat komitmen dan kerja sama yang baik dari pihak konsultan dan pihak manajemen perusahaan. Kedua belah pihak harus melakukan sinergi yang positif dan selalu kompak untuk bersama-sama mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik dan dapat saling memberi keuntungan.

Rabu, 12 November 2014

Training ISO 14001 Environment Management System

Training ISO 14001 Environment Management System

Training ISO 14001


Apa bedanya dengan ISO 9001...?
Dalam artikel ini, kita akan sedikit membahas tentang ISO 14001. Poin utama yang membedakan kedua hal tersebut adalah objek dari sistem manajemennya. ISO 9001 fokus pada peningkatan sistem manajemen mutu, sementara ISO 14001 fokus pada peningkatan sistem manajemen lingkungan (SML). Keduanya sama-sama penting, dan semua persyaratan yang ada harus dipenuhi oleh setiap organisasi ataupun perusahaan untuk melancarkan jalan mereka menuju kesuksesan. Oleh karena itu, pemahaman tentang ISO 14001 harus dikuasai oleh setiap pelaku bisnis atau organisasi manapun yang ada di Indonesia ataupun di luar negeri, yang masih berskala kecil maupun yang sudah berskala internasional, dan organisasi yang dimiliki oleh pribadi atau swasa maupun organisasi yang dimiliki oleh pemerintah.

Ada tiga komitmen fundamental tentang kebijakan lingkungan untuk memenuhi standar ISO 14001, antara lain adalah:

  1. Pencegahan polusi,
  2. Kesesuaian dengan undang-undang yang berlaku, dan
  3. Adanya perbaikan SML yang berkesinambungan.

Pencegahan polusi yang disebutkan dalam poin pertama meliputi pencegahan polusi udara, air, dan tanah yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan. Entah sudah seberapa sering kita mendengar berita pencemaran lingkungan hasil limbah atau proses produksi dari perusahaan atau pabrik yang berdiri di tengah-tengah masyarakat. Isu global warming juga mulai muncul setelah revolusi industri puluhan tahun yang lalu. Semenjak itu, banyak pabrik-pabrik dibangun di seluruh penjuru dunia, dan semenjak itu pula kondisi ‘kesehatan’ bumi kita ini pun mulai memburuk. Oleh karena itu, hal-hal yang kerap terlupakan seperti ini pun perlu diatur dengan tegas oleh pemerintah melalui peraturan perundang-undangan yang telah banyak diberlakukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Setiap perusahaan harus mematuhi peraturan tersebut dan wajib untuk terus meningkatkan sistem manajemen lingkungannya secara berkesinambungan.

Perusahaan, dalam menjalankan roda perekonomiannya, diharapkan tidak melulu hanya memusatkan perhatian pada keuntungan finansial saja. Ada tanggung jawab terhadap lingkungan yang harus mereka pahami dan penuhi. Bagaimana perusahaan tersebut mengelola limbah hasil produksi yang tentu saja jumlahnya tidak sedikit, dan bagaimana setiap perusahaan, baik itu yang masih berskala kecil maupun yang sudah berskala besar harus bertanggung jawab atas kemungkinan-kemungkinan kerusakan lingkungan yang mereka hasilkan dari segala aktivitas yang mereka jalani. Bayangkan jika tidak ada standar yang mengatur tentang tanggung jawab tersebut, akan seperti apa rupa bumi kita. Limbah yang tidak terkontrol, pencemaran dimana-mana, dan kemudian dalam jangka panjang akan berdampak pada menurunnya kualitas hidup manusia. Karena itulah ISO 14001 ini sangat penting untuk dipahami dan diaplikasikan oleh setiap perusahaan dan organisasi, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan lingkungan akibat aktivitas pabrik ataupun perusahaan yang terus bertumbuh, khususnya di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia.

Setiap organisasi harus memahami dan mematuhi peraturan-peraturan yang ada, salah satunya adalah peraturan hukum atau undang-undang yang berkaitan tentang lingkungan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sertifikasi ISO 14001 akan membantu perusahaan untuk secara bertahap meningkatkan kualitas sistem manajemen lingkungannya, dengan memberi pemahaman tentang peraturan-peraturan yang berlaku, baik itu yang dikeluarkan oleh pemerintah, LSM, maupun permintaan masyarakat. Peningkatan SML tersebut tidak harus secara langsung menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Namun, akan menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan perusahaan dalam memperbaiki SML yang mereka miliki. Yang terpenting di sini adalah, peningkatan tersebut harus konsisten dan berkesinambungan.

Tidak mudah untuk mengembangkan perusahaan untuk menjadi lebih baik. Ada banyak hal yang harus dipahami selain tentang ISO 14001 ini, seperti Training OHSAS 18001, Training ISO 27001, Konsultan ISO, Konsultan ISO 9001, Pelatihan ISO 9001, Sertifikasi ISO, Konsultan ISO 9001, Training ISO 9001, Konsultan ISO 14001, Konsultan 5s, dan pelatihan-pelatihan yang lainnya.

Selasa, 11 November 2014

Training OHSAS 18001 Occupational Health and Safety Management Systems

Training OHSAS 18001 Occupational Health and Safety Management Systems, training iso

OHSAS 18001 

Merupakan standar internasional yang mengatur tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Training OHSAS 18001 Jakarta menyediakan kerangka bagi efektivitas manajemen K3 termasuk kesesuaian dengan peraturan perundang - undangan yang diterapkan pada aktivitas-aktivitas pada setiap organisasi atau perusahaan dan mengenali adanya bahaya - bahaya yang mungkin timbul. Standar tersebut dapat diterapkan pada setiap organisasi yang memiliki kemauan untuk menghilangkan atau paling tidak meminimalkan risiko bagi para karyawan dan pemegang kepentingan lainnya yang berhubungan langsung dengan risiko K3 yang menyertai segala aktivitas yang ada.

Training OHSAS 18001 di Indonesia kini semakin banyak diperhatikan oleh para pelaku usaha ataupun para manajer dalam suatu organisasi. Hal ini merupakan hal yang positif karena mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya sistem manajemen kesehatan dan keselamatan Kerja (SMK3). Hal ini pun akan semakin melindungi hak-hak para karyawan untuk memperoleh jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.

Manfaat Training OHSAS 18001


Training OHSAS 18001 akan memberikan manfaat-manfaat yang sangat strategis untuk organisasi. Diharapkan setelah mengikuti Training OHSAS 18001, maka setiap peserta akan mampu :
  1. Memahami persyaratan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
  2. Mampu melakukan gap analysis penerapan SMK3 di perusahaan.
  3. Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara SMK3 OHSAS 18001.


Senin, 10 November 2014

Training ISO / TS 16949 Technical Specification

 Training ISO / TS 16949 Technical Specification, training iso

ISO / TS 16949 

Merupakan Technical Specification yang ditetapkan oleh badan ISO sebagai standar sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. Dengan mengadopsi standar ini, maka para produsen otomotif akan semakin sesuai penerapannya dengan ISO 9001 karena sistemnya menjadi semakin Generic atau umum.

Berawal dari kebutuhan untuk memberikan dasar yang sama kepada supplier mengenai sistem mutu dan menghilangkan interpretasi yang terlalu banyak dan kebutuhan untuk mengembangkan model sertifikasi yang dapat digunakan untuk memastikan integritas dari proses sertifikasi yang bersifat ‘world wide’, pada tahun 1995, IATF (International Automotive Task Force) yang merupakan lembaga internasional otomotif yang anggotanya terdiri dari 2 grup besar yaitu industri otomotif dan asosiasi perdagangan bekerjasama dengan ISO / TC 176, mengembangkan suatu standar yang bersifat sektoral di industri otomotif yang kemudian diberi nama ISO / TS 16949. ISO / TS 16949 merupakan pengembangan dari QS - 9000, ISO 9000 Series, VDA 6., AVSQ 94, dan EAQF 94 yang mana edisi pertamanya dikeluarkan pada tahun 1999.

Semakin meningkatnya persaingan dalam industri otomotif membuat para produsen makin giat dalam mengembangkan berbagai metode, teknologi, ketrampilan serta sumber daya dalam hal pemenuhan kebutuhan otomotif untuk pelanggan. Di Jakarta khususnya, secara kasat mata pun sudah terlihat bahwa industri otomotif di kota ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perusahaan-perusahaan otomotif berbondong-bondong memasarkan produknya di Jakarta. Hal tersebut membuat Training ISO / TS 16949 Jakarta semakin penting dan sangat dibutuhkan, terutama untuk melindungi hak-hak konsumen otomotif.

Manfaat Training ISO / TS 16949


Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari training ISO / TS 16949 adalah memberikan pengetahuan tentang persyaratan - persyaratan ISO / TS 16949 dan bagaimana mengaplikasikan serta mengintegrasikan persyaratan-persyaratan tersebut dalam sistem manajemen yang sudah ada dalam perusahaan dan mampu memahami tools wajib dan metodologi control plan dalam ISO / TS 16949


Minggu, 09 November 2014

Training ISO 27001 Information Security Management System

Training ISO 27001

Training ISO 27001 


ISO 27001 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kemanan Informasi (SMKI). Sebelumnya, sebagian besar diangkat berdasarkan BS 7799 yang umum digunakan sejak tahun 1995 dalam pengelolaan keamanan informasi.

ISO 27001 menyediakan kerangka kerja untuk netralitas penggunaan teknologi, netralitas sistem manajemen pengelolaan rekanan yang memungkinkan suatu organisasi memastikan bahwa pengukuran keamanan informasi adalah efektif. Hal ini termasuk kemampuan mengakses data secara berkelanjutan, adanya kerahasiaan dan integritas atas informasi yang dimilikinya dan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan demikian pula dengan kesesuaian hukum.

Penerapan ISO 27001 mengedepankan security awareness dan merupakan jawaban atas persyaratan hukum dan kemungkinan besar ancaman keamanan seperti :
  1. Perusakan / terorisme
  2. Kebakaran
  3. Kesalahan penggunaan
  4. Pencurian
  5. Serangan yang diakibatkan oleh virus


ISO 27001 disusun untuk memudahkan dan saling melengkapi dengan standar sistem manajemen lainnya seperti ISO 9001 dan ISO 14001. Meskipun ada beberapa klausul tertentu yang berbeda, secara umum elemen-elemen yang ada termasuk dokumentasi, persyaratan audit dan tinjauan manajemen, akan memungkinkan suatu organisasi mengembangkan integrasi sistem manajemen secara lebih luas. Meskipun komunikasi modern memerlukan suatu perantara berarti bahwa sebagian terbesar sistem ISMS diutamakan pada ICT, ISO 27001 adalah penerapan yang seimbang pada bentuk-bentuk informasi, seperti catatan-catatan, gambar-gambar, dan percakapan-percakapan yang tersaji dalam bentuk kertas.

TUJUAN TRAINING :


Memahami aplikasi dari sebuah sistem manajemen keamanan informasi ( information security management system) dalam konteks ISO 27001
Memahami hubungan antara sistem manajemen keamanan informasi, meliputi manajemen risiko dan kontrol dan beragam stakeholders.
Memperoleh keahlian untuk mendukung suat organisasi dalam melaksanakan, mengelola dan memelihara ISMS sebagai bagian dari departemen audit internal.
Memperoleh keterampilan individual dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi seorang internal auditor.

Sabtu, 08 November 2014

Training 5S Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke

training 5s, training iso

Training 5s

Lingkungan kerja yang rapi, terorganisasi dengan baik akan menghasilkan ritme Kerja yang efisien, cepat dan tepat sehingga akan berdampak pada Produktivitas yang tinggi dan Mutu yang Stabil sesuai dengan keinginan pelanggan (Customer Satisfaction).

Bagaimana cara untuk mendapatkan lingkungan kerja tersebut?

Jika kita mencoba membersihkan dan menata salah satu ruangan, mungkin bingung harus mulai dari mana dan apa yang pertama kali harus kita kerjakan. Apalagi jika banyak barang yang rusak dan tergeletak dan tidak tahu kapan akan diperbaiki. Hal ini tidak mudah. 5S memberi jawaban untuk kita, karena 5S merupakan teknik penanganan yang tepat untuk rumah, pabrik dan dimana saja. 5S berpengaruh langsung terhadap produktivitas.

5S adalah metode pengorganisasian lingkungan tempat kerja sehingga lingkungan kerja dapat menjadi suatu lingkungan yang tertata rapi, terstruktur dan tervisualisasi dengan baik. 5s adalah singkatan dari Seiri – Seiton – Seiso – Seikutse – Shitsuke yang dapat diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R yaitu Ringkas – Rapi – Resik – Rawat –Rajin.


Dengan 5S, suasana bekerja akan lebih nyaman
Dengan 5S, Productivitas akan naik rata-rata 30% bahkan sampai dengan 60%
Dengan 5S, Break Down mesin bisa di tekan sampai dengan Zero Break Down
Dengan 5S, Defect / Reject ratio akan turun sampai dengan 50%
Dengan 5S, Zero Delay akan tercapai

MENGAPA ANDA PERLU 5S ?

  • Untuk meningkatkan kinerja keuntungan
  • Mudah ditemukan dan mudah didapat
  • Tidak ada yang berlebihan dan ada tempat yang luas
  • Waste mudah dikenali
  • Sistem standar mudah dipahami dan terlihat jelas
  • Tanpa penundaan, tanpa kecelakaan dan tempat yang aman untuk bekerja
  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
  • Meningkatkan image organisasi


Pokok Bahasan:

  • Konsep 5S, Definisi dan Sasaran 5S
  • Mengapa harus 5S
  • Penerapan 5S di pabrik yang terdiri dari Seiri – Seiton – Seiso – Seiketsu – Shitsuke
  • Organisasi dan Peran Karyawan dalam penerapan 5S
  • Langkah-langkah penerapan 5S
  • Identifikasi area improvement
  • Alat-Alat bantu dalam penerapan 5S
  • Bagaimana membuat program dan implementasi dan merawat 5S
  • Kunci Sukses Penerapan 5S


Dengan telah diterapkannya 5S di dalam lingkungan kerja maka suatu perusahaan akan siap untuk menerapkan program-program peningkatan performance perusahaan lainnya seperti TPM (Total Productive Maintenance), TQM (Total Quality Management) serta JIT (Just In Time).

Sehingga dapat dikatakan 5S adalah Pondasi / Dasar suatu perusahaan untuk menuju World Class Company.
 

Carousel

Pages

Post With Title